Interaksi-pendidikan-fitur-komponen-prinsip-level-model

Interaksi pendidikan: fitur, komponen, prinsip, level, model

Pahami interaksi pendidikan
Buka baca cepat

Interaksi pendidikan adalah interaksi yang berlangsung dalam suatu ikatan untuk tujuan pendidikan dan pengajaran. Interaksi pendidikan sebetulnya merupakan komunikasi dua arah antara satu pihak dengan pihak lainnya yang sudah mengandung makna tertentu yaitu mencapai tujuan (dalam kegiatan pembelajaran berarti mencapai tujuan pembelajaran). Interaksi, yang dikenal sebagai interaksi pendidikan, menuntun siswa menuju kedewasaan ketika mereka secara sadar memiliki tujuan pendidikan. Kegiatan komunikasi bagi masyarakat merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka. Berkaitan dengan istilah interaksi pendidikan, sebenarnya komunikasi dua arah antara satu pihak dengan pihak lainnya sudah mengandung tujuan tertentu. Tidak semua bentuk dan aktivitas interaksi dalam seumur hidup berlangsung dalam suasana interaksi pendidikan yang dirancang untuk tujuan tertentu. Begitu juga dengan hubungan antara guru dan siswa, bawahan dengan pimpinannya, antara pekerja dengan pimpinannya dan orang lain.

Interaksi-pendidikan-fitur-komponen-prinsip-level-model

Proses belajar-mengajar akan selalu menjadi proses interaksi antara dua unsur manusia

yaitu siswa sebagai pihak belajar dan guru sebagai pihak pengajar, dengan siswa sebagai mata pelajaran utama. Dalam proses interaksi antara siswa dan guru diperlukan komponen-komponen yang tidak dapat dipisahkan dalam proses pembelajaran. Dan harus ditekankan bahwa proses teknis ini tidak lepas dari cara pandang normatifnya, yaitu aspek normatif yang mendasari proses belajar mengajar. Interaksi pendidikan yang secara khusus merupakan proses belajar mengajar atau interaksi memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan bentuk interaksi lainnya. Pendidikan dan pengajaran adalah upaya terfokus yang secara sistematis bertujuan untuk mengubah perilaku menuju kedewasaan siswa. Pembelajaran merupakan suatu proses yang berfungsi untuk membimbing siswa dalam kehidupan, yaitu mengarahkan pengembangan diri sesuai dengan tugas perkembangan yang harus dilaksanakan oleh siswa tersebut. Tugas pembangunan mencakup kebutuhan hidup baik sebagai individu maupun sebagai masyarakat, dan sebagai makhluk ciptaan Tuhan.
Fitur interaksi pendidikan

Fitur interaksi pendidikan

Ciri-ciri interaksi pendidikan adalah sebagai berikut:

Ada tujuan yang ingin dicapai
Ada materi atau pesan yang membentuk konten interaksi
Ada siswa yang secara aktif mengalami
Ada guru yang menerapkannya
Ada metode untuk mencapai tujuan
Ada situasi dimana proses belajar mengajar bisa berjalan baik
Hasil interaksi dinilai

Baca Lebih Lanjut: √20 Informasi Menurut Para Ahli Dalam Buku Untuk Memahami

Untuk memahami pengetahuan tentang interaksi pendidikan atau kegiatan kelas yang secara khusus disebut sebagai “interaksi belajar mengajar” yang menyoroti elemen motivasi, pertama-tama perlu dipahami hal-hal yang mendasarinya. Paling tidak kita perlu memahami ketika suatu interaksi disebut sebagai interaksi pendidikan, termasuk memahami konsep belajar dan mengajar. Setelah itu perlu dikaji tujuan pendidikan dan pengajaran sebagai dasar motivasi segala macam dan apa yang dimaksud dengan motivasi dan kegiatan belajar. Dan masalah mendasar yang tidak boleh dilupakan dalam pembahasan interaksi antara proses belajar mengajar ini adalah pemahaman siapa guru yang merupakan profesional pedagogik dan siapa siswa sebagai subjek pembelajaran. Bagi guru yang memahami pekerjaannya dan memahami siswanya sendiri, mereka dapat terus terlibat dalam kegiatan interaktif dan motivasi. Selama operasi, guru juga harus memahami dan melaksanakan pengelolaan interaksi belajar-mengajar.

Komponen interaksi pendidikan

Dalam proses belajar-mengajar sebagai sistem interaksi, kita akan dihadapkan pada sejumlah komponen. Tanpa komponen tersebut nyatanya tidak akan ada proses interaksi pedagogis antara guru dan siswa. Berikut komponennya:

tujuan

Tujuan merupakan hal pertama yang dirumuskan dalam kegiatan interaksi pendidikan. Karena tujuan dapat memberikan arahan yang jelas dan tidak ambigu kemana guru melakukan kegiatan pembelajaran. Dengan mengacu pada tujuan guru maka dapat dipilih tindakan mana yang harus diambil dan tindakan mana yang harus dibatalkan.

Bahan ajar

Materi pembelajaran merupakan elemen sentral dalam kegiatan interaksi pendidikan karena proses interaksi pendidikan tidak berjalan tanpa materi pembelajaran. Pemilihan pelajaran harus disesuaikan dengan kondisi di tingkat siswa penerima pelajaran. Tentang itu

 

LIHAT JUGA :

https://teknologia.co.id/
https://butikjersey.co.id/
https://kabarna.id/
https://manjakani.co.id/
https://sewamobilbali.co.id/
https://deevalemon.co.id/
https://cipaganti.co.id/
https://pulauseribumurah.com/
https://pss-sleman.co.id/
https://mitranet.co.id/

9