perang-dunia-1

Latar Belakang, Kronologi dan Dampak Akibat Perang

Latar belakang terjadinya Perang Dunia Pertama

perang-dunia-1

Sebelum pecahnya Perang Dunia I, negara-negara Eropa membentuk kekuatan besar yang disebut aliansi. Aliansi tersebut kemudian mengalami konflik, yang menyebabkan pembunuhan seorang keturunan Kekaisaran Austro-Hongaria, Franz Ferdinand. Kasus pembunuhan dilakukan oleh pejuang nasionalis Yugoslavia pada tanggal 22 Juni. Pembunuhan keturunan Kerajaan Austro-Hongaria menghasilkan ultimatum bagi kerajaan Serbia. Ultimatum dibahas dengan Aliansi untuk mengumpulkan kekuatan besar untuk memulai perang besar yang dikenal sebagai “Perang Dunia I”.

Ada dua faktor yang menyebabkan pecahnya Perang Dunia I, antara lain:

Perluas aliansi militer antara kekuatan besar

Negara-negara yang terancam oleh negara kuat bersaing memperebutkan kawan untuk menghadapi ancaman atau serangan dari negara lain. Kemudian negara membentuk aliansi antar negara untuk membangun angkatan bersenjata yang sangat besar.

Pada tahun 1878 Austria bergabung dengan Jerman untuk menghadapi angkatan bersenjata yang sangat besar dari Rusia. Kemudian aliansi lain antara Italia memasuki Autria dan Jerman untuk menghadapi angkatan bersenjata Prancis. Tiga (3) negara yang menggunakan nama asosiasi disebut sebagai negara pusat.

Inggris dan Prancis siap menghadapi Central Land dengan mempersiapkan pasukan untuk pertempuran mereka. Kabar baik datang dari Inggris dan Prancis. Pada tahun 1907 Rusia membentuk aliansi dengan dua negara yang dikenal sebagai Negara Sekutu.

Bersaing pembangunan militer

Persaingan antara negara pusat dan negara sekutu memperebutkan penguatan militer. Dari perkembangan militer ini muncul ide untuk mengembangkan persenjataan yang canggih guna memperkuat persenjataan bagi militernya. Sikap mencurigakan dari negara pusat dan sekutu meningkatkan ketegangan.

Kronologi Perang Dunia Pertama

Perang antara dua faksi aliansi ini saling menyerang selama 4 tahun, saling serang di darat, di udara atau di laut. Di zona perang antara dua kubu aliansi terdapat tiga front yaitu Front Barat, Front Timur dan Front Balkan. Di Front Barat, Jerman menghadapi perlawanan yang sangat kuat, dengan pasukan Sekutu yang dipimpin oleh Inggris dan negara-negara yang berperang dengan Inggris adalah Belgia, Belanda, dan Prancis.

Di Front Timur, Jerman memulai perang lagi dengan negara besar, Kekaisaran Rusia. Di front Balkan, Jerman sekali lagi dihadapkan pada kekuatan-kekuatan kuat seperti Inggris Raya, Rumania, Serbia, dan Rusia. Setelah beberapa bulan perang, Italia bergabung dengan Aliansi Sekutu. Italia bergabung karena masih bermusuhan dengan Kekaisaran Austria di Hongaria. Perseteruan kedua negara muncul karena wilayah Italia dikuasai oleh Kekaisaran Austria Hongaria.

Wiayah Laut, Jerman sangat kuat dalam Perang Dunia I karena tidak pandang bulu dengan musuh-musuhnya. Jerman menang di wilayah laut karena memiliki teknologi kapal selam yang sangat cepat dan canggih. Jerman menggunakan kapal selam ini untuk menghancurkan musuh mereka dengan menghancurkan kapal dagang dan kapal militer sekutu. Jumlah ribuan tentara kapal pihak Inggris menjadi korban serangan kapal selam Jerman. Dengan ini, pada 10 April 1917, Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Jerman dan Aliansi Pusat.

Setelah Amerika Serikat ambil bagian dalam Perang Dunia I, Jerman dan Partai Sentral mengalami kekalahan telak dan menyerah kepada negara-negara sekutu pada tahun 1918. Negara-negara sekutu membuat kesepakatan dengan negara-negara tengah untuk menciptakan perdamaian. Perjanjian ini dikenal dengan “Versalles Agreement” pada tanggal 28 Juni 1919. Isi Perjanjian Versalles adalah sebagai berikut:

  • Sekutu ingin Jerman menyerahkan koloninya di Lotaringen dan Elsas kepada Prancis, sementara wilayah
  • Malmedy dan Eupen akan meninggalkan Belgia.
  • Sekutu juga ingin Jerman membatasi angkatan bersenjata mereka menjadi sekitar 100.000.
  • Sekutu juga memberikan ultimatum agar Jerman dapat mengimbangi perang yang mereka mulai melawan negara-negara Sekutu.
  • Wilayah Jerman terbagi menjadi dua bagian, yaitu Jerman Timur dan Jerman Barat. Jerman Barat dikendalikan oleh negara-negara sekutu.

Efek Perang Dunia Pertama

Perang Dunia I berakhir pada tahun 1918, tetapi perang tersebut berdampak buruk pada kelangsungan hidup manusia. Berikut ini adalah dampak luar biasa yang mengganggu kehidupan manusia, di antaranya sebagai berikut:

1. Politik

Di arena politik, banyak kerajaan sentral seperti Jerman, Ottoman (Turki) dan Austria-Hongaria mengalami kekalahan dan akibatnya runtuh yang berlangsung selama berabad-abad. Dalam hal terapi, sekutu Kekaisaran Rusia yang diperintah oleh Raja Nicholas II mengalami nasib yang sama dengan Dataran Tinggi Tengah, dan Kekaisaran Rusia bangkit kembali dengan kekuatan baru Lenin dengan membawa komunisme ke negara tersebut.

2. Ekonomi

Berikut adalah hasil dari dampak sektor ekonomi sebagai berikut:

  • Sarana dan prasarana fisik dan non fisik yang rusak.
  • Penghancuran pusat industri di Eropa.
  • Penghancuran pertanian telah menyebabkan kelaparan di mana-mana, misalnya di Rusia dan di negara lain.
  • Di negara-negara Eropa, Amerika Serikat mengalami dampak yang sama dengan krisis ekonomi di berbagai sektor ekonomi.
  • Meningkatnya pengangguran di berbagai pihak.

3. Bidang sosial

Dampak Perang Dunia I berdampak pada sektor sosial, antara lain sebagai berikut:

  • Penurunan populasi manusia disebabkan oleh angka kematian negara-negara Eropa.
  • Meningkatnya peran wanita dalam meningkatkan kelangsungan hidupnya.
  • Negara-negara Eropa sedang berusaha meningkatkan produktivitas industri.

Sumber :

4